Analisis Harga Pokok Produksi Dalam Menentukan Harga Jual Melalui Metode Cost Plus Pricing Dengan Pendekatan Full Costing Pada Dodol Bestory Garut
Angga Hardiva - Personal Name (Dosen Pembimbing 1)
Indonesia
2021
Garut : Fakultas Ekonomi UNIGA
Penelitian ini berjudul “Analisis Harga Pokok Produksi dalam Menentukan Harga Jual melalui Metode Cost Plus Pricing dengan Pendekatan Full Costing pada Dodol Bestory Garut”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perhitungan harga pokok produksi dalam menentukan harga jual antara metode perusahaan dengan metode cost plus pricing dengan pendekatan full costing. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode analisis deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah penelitian kepustakaan, dokumentasi, wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan penulis adalah redukasi data, penyajian data dan concultion drawing/verification. Dari hasil analisis data, hasil penelitian menunjukan bahwa perhitungan harga pokok produksi perusahaan lebih rendah dibandingkan dengan perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing. Harga pokok produksi yang dihitung dengan menggunakan metode perusahaan yaitu sebesar Rp.18.801 untuk rasa kacang tanah, Rp.18.644 untuk rasa ketan hitam, Rp.17.294 untuk rasa duren dan menurut metode full costing yaitu sebesar Rp.34.087 untuk rasa kacang tanah, Rp.33.931 untuk rasa ketan hitam, Rp.32.581untuk rasa duren. Hal ini disebabkan karena dalam perhitungannya, perusahaan tidak menghitung biaya tenaga kerja, biaya listrik, biaya tenaga kerja tidak langsung, biaya pemeliharaan dan perawatan alat produksi, biaya depresiasi alat produksi dan biaya depresiasi bangunan kedalam harga pokok produksinya. Selain itu, penetapan harga jual perusahaan hanya mengikuti harga rata-rata yang ada dipasaran yaitu sebesar Rp.45.000 untuk 3 jenis dodol best seller. Sedangkan dengan menggunakan metode cost plus pricing dengan mark-up sebesar 35% yang diharapkan perusahaan yaitu sebesar Rp.46.219 untuk rasa kacang tanah, Rp.46.007 untuk rasa ketan hitam, Rp.44.184 untuk rasa duren. Jadi penetapan harga jual harus dilakukan secara tepat karena harga jual yang terlalu rendah akan menyebabkan kerugian bagi perusahaan.
Kata Kunci : Harga Pokok Produksi,Full Costing,Cost Plus Pricing,Harga Jual
Detail Information
| Bagian |
Informasi |
| Pernyataan Tanggungjawab |
|
| Pengarang |
Angga Hardiva - Personal Name (Dosen Pembimbing 1) |
| Edisi |
|
| No. Panggil |
|
| Subyek |
Full Costing Cost Plus Pricing Harga Jual
|
| Klasifikasi |
|
| Judul Seri |
|
| GMD |
|
| Bahasa |
Indonesia |
| Penerbit |
Fakultas Ekonomi UNIGA |
| Tahun Terbit |
2021 |
| Tempat Terbit |
Garut |
| Deskripsi Fisik |
|
| Info Detil Spesifik |
|
Citation
Angga Hardiva. (2021).
Analisis Harga Pokok Produksi Dalam Menentukan Harga Jual Melalui Metode Cost Plus Pricing Dengan Pendekatan Full Costing Pada Dodol Bestory Garut().Garut:Fakultas Ekonomi UNIGA
Angga Hardiva.
Analisis Harga Pokok Produksi Dalam Menentukan Harga Jual Melalui Metode Cost Plus Pricing Dengan Pendekatan Full Costing Pada Dodol Bestory Garut().Garut:Fakultas Ekonomi UNIGA,2021.
Angga Hardiva.
Analisis Harga Pokok Produksi Dalam Menentukan Harga Jual Melalui Metode Cost Plus Pricing Dengan Pendekatan Full Costing Pada Dodol Bestory Garut().Garut:Fakultas Ekonomi UNIGA,2021.
Angga Hardiva.
Analisis Harga Pokok Produksi Dalam Menentukan Harga Jual Melalui Metode Cost Plus Pricing Dengan Pendekatan Full Costing Pada Dodol Bestory Garut().Garut:Fakultas Ekonomi UNIGA,2021.